Hampir seluruh manusia di lapisan bumi ini selalu
mengikuti perkembangan zaman. Mulai dari perkembangan sosial, ekonomi, budaya,
politik sampai ilmu pengetahuan yang berujung pada teknologi. Namun, dari semua
perkembangan itu, sebenarnya berpusat pada satu titik, IPTEK itulah sebutan
yang sudah tidak asing lagi untuk kita dengar. Dari dulu hingga sekarang, IPTEK
terus mengalami perkembangan yang sangat sinifikan. Baru saja muncul yang baru
sudah muncul yang lebih baru lagi. Betapa ketatnya persaingan IPTEK itu.
Mengapa IPTEK itu terus berkembang?
Kebutuhan manusia lah yang membuat IPTEK
berkembang sangat pesat. Setiap manusia pasti menginginkan yang namanya
kemudahan namun tetap mencapai hasil yang optimal. Itulah yang mendorong
manusia menciptakan teknologi untuk menunjang hal tesebut yaitu dengan
mengembangakan ilmu pengetahuan untuk mewujudkan semua itu.
Internet, sebuah kata yang sudah tidak asing lagi
ditelinga kita semua. Itulah yang merupakan salah satu produk hasil dari IPTEK
yang berkembang pesat sekarang ini. Internet sangat membantu manusia untuk
memudahkan kelancaran tugasnya. Internet sudah dikenal diberbagai bidang
kehidupan, terlebih pada bidang pendidikan. Ada satu metode yang sangat
membantu proses pembelajaran dapat berjalan dengan optimal, yaitu metode
e-learning.
E-learning adalah metode pembelajaran yang menggunakan perangkat komputer dengan jaringan internet. Dengan adanya e-learning, memungkinkan penyampaian materi pelajaran dapat lebih optimal. Tidak lagi mengenal jarak, waktu dan tempat karena guru dapat memberi penjelasan dan teori melalui sambungan internet, memudahkan para pelajar untuk mendapatkan bahan pelajaran yang lebih optimal. Setiap orang dimungkinkan mendapatkan berbagai informasi yang baik dan lengkap kapanpun, dimanapu dan dengan kondisi apapun. Meskipun perkembangan jaringan internet di Indonesia belum merata, pemerintah sedang bergiat untuk memastikan semua daerah dapat terjangkau dengan internet.
Namun, disamping kemajuan itu, e-learning juga dapat membawa dampak negative yang cukup menggangu. Dengan metode e-learning, sama saja dengan membuat interaksi antara guru dan murid menjadi berkurang. Ini memungkinkan kurangnya rasa hormat dan sopan seorang murid terhadap guru. Ini juga membuat para murid kurang bersosialisasi sehingga ditakutkan kurangnya rasa percaya diri untuk berbicara secara langsung didepan umum.
Oleh, karena itu, agar perkembangan teknologi itu dapat mencapai sasaran dengan tepat, saya sangat berharap agar perkembangan IPTEK, khusunya motode pembelajaran e-learning dapat tetap diawasi dengan diimbangi perkembangan akhlak dan karakter murid. Seperti dengan cara tetap dilakukan adanya persentasi di ruang kelas untuk melatih interaksi murid untuk berbicara di depan umum, tetap dilakukan interaksi tatap muka sekali-kali, pelajaran agama dan kewarganegaraan lebih dioptimalkan. Dengan demikian, penyalahgunaan internet dapat diminimalkan. Sehingga dengan adanya keseimbangan tersebut, saya yakin dunia pendidikan di Indonesia akan dapat berkembang dengan pesat dan luar biasa. e-learning sangat penting, karakter juga tidak kalah penting. Jadi apabila keduanya berkesinambungan, hasil yang dicapai akan lebih optimal, bukan hanya ditingkat nasional tetapi internasional.
e-learning tanpa akhlak bagaikan rumah tak berpondasi
akhlak tanpa e-learning bagaikan pondasi tak berumah
e-learning dan akhlak baik bagaikan rumah dengan pondasi kokoh.
Majulah pendidikan bangsaku, Indonesia!!!


Majulah Indonesiaku ;)
BalasHapusterus berjuang lebih baik :)
Hapussemoga lebih baik lagi ya metode e-learning nya.
BalasHapusitu harapan kita semua :)
Hapusiya seharus nya indonesia itu bisa berprestasi. sehingga bangsa kita bisa bersaing dan sejajar dengan bangsa asing :)
BalasHapussetuju dengan mbak ririn :)
Hapusbukan seharusnya, tapi memang bisa kok Indonesia bersaing. Mungkin belum waktunya saja
Hapuskereen, semoga semakin sukses lagi kedepannya...majulah indonesiaku
BalasHapussuatu saat nanti Indonesia akan menjadi negara yang diperhitungkan dunia :)
HapusBangsa Indonesia terus mengalami kemajuan yang begitu pesat di segala bidang kehidupan namun ada beberapa hal yang masih memprihatinkan termasuk 'model pendidikan di Indonesia' ini. Tampaknya 'pendidikan hati' atau 'budi pekerti' kurang begitu diperhatikan sebab yang lebih diutamakan itu kecerdasan saja. Sekarang ini kecerdasan telah menjadi kebanggaan tersendiri. Coba perhatikan pujian sebagian orang tua, begitu bangga karena melihat anaknya cerdasdi bidang ini dan itu. Lalu apakah ada orang tua yang bangga karena akhlaq anaknya yang mulia. Tentu ini menjadi pekerjaan rumah seluruh stakeholders.
BalasHapusSaya setuju dengan motto diatas :
e-learning tanpa akhlak bagaikan rumah tak berpondasi
akhlak tanpa e-learning bagaikan pondasi tak berumah
e-learning dan akhlak baik bagaikan rumah dengan pondasi kokoh.
Majulah pendidikan bangsaku, Indonesia!!!
Selamat dan sukses. Salam cemerlang!
benar banget itu mas
Hapusseharusnya antara peningkatan kecerdasan itu seimbang dengan peningkatan akhlak manusia.
Dengan begitu semua dapat berjalan dengan optimal tanpa ada yang diragukan :)
Indonesia yang sejahtera lahir dan batin adalah harapan kita semua. Terima kasih. Indonesia Bisa! Salam cemerlang!
Hapusmajulah Indonesia!!
Hapusdan kita harus jadi salah satu kontributor untuk memajukan Indonesia!!!! ayo, pasti bisa!
BalasHapus