Ada yang mau jadi caleg?
Tentu banyak donk. Tapi kenapa yaaaaaa?
Uangnya banyak? so pasti.
Bisa korupsi? so pasti juga
Tentu banyak donk. Tapi kenapa yaaaaaa?
Uangnya banyak? so pasti.
Bisa korupsi? so pasti juga
Banyak deh yang enaknya kalau menjadi anggota legislatif di negara kita ini.
Tinggal daftar ke parpol, cari simpati, tebar janji atau kalau mau lebih meyakinkan. 'serangan fajar' artinya kasih duit di pagi hari pada hari pencoblosan. Gak perlu uang jutaan atau ratusan ribu, Rp. 50.000 saja sudah cukup atau bahkan Rp.20.000 terkadang sudah bisa membeli satu suara.
Setelah terpilih menjadi anggota dewan, janji ya tinggal janji. Lupa dengan apa yang telah dideklarasikan, kalau terhimpit ya tinggal bilang 'sudah saya ajukan tapi memang banyak kendala' Peduli amat dengan nasib rakyat, yang penting gue happy.
Uang kampanye sudah habis. Setelah mendapat kursi, itulah saatnya mengambil kembali uang yang habis. Ibarat, caleg kasih uang ke rakyat, ya kalau terpilih uang rakyat di ambil lagi. Korupsi. enak tenan, haaaahaa.
Uang kampanye sudah habis. Setelah mendapat kursi, itulah saatnya mengambil kembali uang yang habis. Ibarat, caleg kasih uang ke rakyat, ya kalau terpilih uang rakyat di ambil lagi. Korupsi. enak tenan, haaaahaa.
Uang modal kampanye udah balik, ambil uang rakyat lagi deh buat nambah-nambah tabungan dan kekayaan untuk hidup mewah. Korupsi. enak tenan, haaahaaaa
Kalau ditangkap, ya tinggal sogok, udah aman.
Tidak semua memang para caleg itu yang seperti tadi. Masih ada yang baik dan memang berintegritas. Tetapi siapa yang memilih?
R A K Y A T
Mereka lah yang punya wewenang untuk memilih mana yang layak atau tidak.
Sebenarnya yang melahirkan koruptor itu, ya rakyat itu sendiri. Mereka yang memilih koruptor itu untuk mewakili mereka. Dikasih uang, langsung pilih. Tiba ada korupsi menyalahkan orang.
Buat para pemilih nanti, ayo donk lebih bijak. Kalian yang akan memilih wakil masing-masing. Jangan hanya karena uang yang sedikit, ekh jadi salah pilih. Jangan tergiur dengan kenikmatan yang cuma sebentar. Bayangkan saja, kalau para caleg itu menghabiskan banyak uang untuk menyogok rakyat, darimana mereka mau mengembalikan uang mereka dan bahkan mengambil untung? Korupsi.
Jangan melihat dari apa yang baru mereka lakukan ketika mau mencalonkan diri tapi dari bagaimana di hidup selama ini. Anda akan memilih untuk 5 tahun kedepan. Itu bukan waktu yang sebentar untuk menjadi wakil anda di legislatif. Kalau yang anda pilih benar-benar menjadi wakil anda, uang yang anda terima itu sebenarnya tidak ada apa-apanya.
Anda bukan butuh uangnya tapi butuh wakil rakyat yang memperjuangkan kesejahteraan rakyat.
Baliho yang dipasang ditaman kota, pinggir jalan bahkan yang di'pakukan' ke pohon itu kan sangat merusak. Bagaimana mereka mau memperjuangkan kebersihan lingkungan kalau mereka saja sudah merusak lingkungan.
Masih banyak lagi yang bisa kita lihat dari caleg itu. Tidak usah dalam skala yang besar, sebenarnya banyak hal yang kecil yang bisa kita lihat dan sebenarnya itu sudah mewakili kehidupan mereka. Orang itu terjatuh bukan karena batu besar tapi kerikil yang kecil.
Mari 9 April jadilah bijak untuk memilih wakil anda 5 tahun kedepan dan tentu juga jangan lupa mari kita doakan semua lancar yang baik.
Jangan nodai pesta demokrasi ini!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar